Pakari

Paguyuban Keluarga Wonogiri

ANGGARAN DASAR  DAN  ANGGARAN RUMAH TANGGA

TAMAN BACAAN MASYARAKAT WONOGIRI


Pembukaan

Mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan salah satu dari tujuan Undang-undang Dasar 1945 pada alenia IV. Cikal bakal kehidupan masyarakat yang cerdas adalah mendapatkan pendidikan yang layak dan meningkatkan Minat dan  Gemar Membaca sebagai modal dasar Pembangunan Nasional yang harus seiring dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, yaitu dengan cara menumbuh kembangkan Minat dan Gemar Membaca masyarakat (reading society) dan masyarakat belajar (learning society) melalui pengembangan dan Pelatihan kepemimpinan, keterampilan serta pendayagunaan Taman Bacaan Masyarakat

Sehubungan dengan itu disusunlah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sebagai pedoman organisasi.

BAB. I
Nama, Waktu Dan Kedudukan

Pasal 1
N a m a
Organisasi/Paguyuban ini bernama TAMAN BACAAN MASYARAKAT WONOGIRI selanjutnya dalam Anggaran Dasar ini cukup disebut dengan TBMW

Pasal 2
Waktu dan Kedudukan
(1)    TBMW dibentuk pada hari selasa tanggal 10 Asustus 2010  untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.
(2)    TBMW berkedudukan di Jakarta dan Wonogiri  Negara Kesatuan Republik Indonesia dan dapat didirikan cabang atau perwakilan ditempat tempat lain yang dipandang perlu oleh Pengurus di seluruh 25 Kecamatan di Wonogiri.

BAB. II
A S A S

Pasal 3
TAMAN BACAAN MASYARAKAT WONOGIRI  berazaskan PANCASILA dan berdasarkan UNDANG UNDANG DASAR 1945.

BAB III.
VISI, MISI DAN TUJUAN

Pasal 4
Visi
Visi IAP adalah terciptanya masyarakat yang memiliki kemampuan keterampilan, gemar membaca dan belajar, masyarakat berpengetahuan cerdas dan berbudaya, berdaya saing tinggi serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pasal 5
Misi
(1)    Menyadarkan masyarakat akan pentingnya membaca dan belajar seumur hidup sebagai wahana mencerdaskan kehidupan bangsa;
(2)    Menyelenggarakan Pelatihan, keterampilan serta gerakan pemasyarakatan minat baca secara terus menerus di seluruh lapisan masyarakat;
(3)    Menjalin kerjasama dengan semua pihak

Pasal 6
Tujuan
TBMW bertujuan :
(1)    Membangkitkan semangat dan kemauan masyarakat untuk belajar dan membaca serta menjadikan membaca sebagai budaya di masyarakat;
(2)    Mengembangkan dan meningkatkan peran Taman Bacaan Masyarakat dan seluruh unsur masyarakat dalam pengembangan minat  dan budaya gemar membaca;
(3)    Memberikan  Pelatihan dan Keterampilan sehingga masyarakat dapat memiliki kemampuan untuk meningkatkan pengetahuannya
(4)    Turut mewujudkan pembangunan masyarakat Indonesia seutuhnya, manusia yang berkepribadian, berwatak dan berbudi pekerti luhur sebagai subyek pembangunan nasional.
(5)    Menjadi sebuah wadah aspirasi bagi masyarakat untuk memfasilitasi keluhan atau ketidakpuasan dalam hal pelayanan pendidikan
(6) Mendukung pelaksanaan program Pemerintah Kabupaten Wonogiri serta menjalin forum komunikasi serta silahturahmi masyarakat melalui kegiatan TBMW.
(7) Menyelenggarakan Pendidikan Anak Usia Dini dan Taman Bacaan Masyarakat guna mendukung Visi dan Misi

BAB. IV.
STATUS DAN HUBUNGAN PAGUYUBAN

Pasal 7
Status
Taman Bacaan Masyarakat Wonogiri (TBMW) Berstatus kerjasama dengan Paguyuban Keluarga Wonogiri (PAKARI) salah satu program Paguyuban Keluarga Wonogiri (PAKARI) sebagai wujud kepeduliannya kepada masyarakat.

Pasal 8
Hubungan Paguyuban
(1)    TBMW  merupakan paguyuban yang menghimpun anggotanya untuk peduli terhadap segala bentuk Pendidikan baik formal, non formal maupun informal
(2)    TBMW  membangun kerjasama dan kemitraan dengan :
a. Dinas Pendidikan, Pemuda dan olah raga
b. Lembaga Pelatihan, Pendidikan dan Sekolah
c. Kepolisian
d. Paguyuban – Paguyuban lainnya.
e. Instansi Pemerintah, Swasta.

BAB  V
KEANGGOTAAN

Pasal 9
Persyaratan
(1)    Anggota TBMW  adalah warga negara Indonesia yang peduli terhadap segala bentuk Pendidikan baik formal, non formal maupun informal
(2)    Anggota TBMW terdiri dari :
a.  Anggota Biasa adalah anggota yang terdaftar.
b. Anggota luar biasa adalah warga yang dinilai memahami tujuan dan perjuangan TBMW yang menjadi simpatisan.
c. Anggota kehormatan adalah pejabat negara/Pemerintah, swasta, Sipil, kepolisian dan Militer atau tokoh masyarakat yang berjasa terhadap pembinaan dan pengembangan TBMW

Pasal 10
H a k
1. Anggota biasa mempunyai :
a. Hak bicara dan hak suara.
b. Hak memilih dan dipilih.
c. Hak membela diri.
2. Anggota luar biasa mempunyai :
a. Hak bicara.
b. Hak memilih.
3. Anggota kehormatan mempunyai :
a. Hak bicara.
Pasal 11
Kewajiban
Setiap anggota berkewajiban untuk :
1.    Menjunjung tinggi nama dan kehormatan Paguyuban.
2.    Mentaati Anggaran Dasar dan Anggran Rumah Tangga serta Peraturan Paguyuban dan Keputusan Paguyuban
3.    Aktif mengikuti kegiatan dan menjalankan program Paguyuban

BAB VI
SUSUNAN PAGUYUBAN

Pasal 12
Struktur Pengurus
1.    Pengurus IAP terdiri dari :
1.    Dewan Pendiri;
2.    Dewan Penasehat;
3.    Dewan Pengurus;
Pasal 13
Pemilihan dan Pengangkatan Dewan
1.    Dewan Pendiri adalah seseorang atau mereka yang mendirikan lembaga ini.
2.    Dewan Penasehat adalah Pejabat Negeri sipil atau tokoh Masyarakat yang dipilih dan diangkat melalui Musyawarah Dewan Pengurus dan Pendiri.
3.    Dewan Pengurus adalah Dewan Pendiri atau Anggota biasa yang ditetapkan melalui musyawarah Dewan Pendiri dan dipilih melalui musyawarah Dewan Pengurus

BAB. VII
ALAT KELENGKAPAN PAGUYUBAN

Pasal 14
Musyawarah Paguyuban
Musyawarah paguyuban terdiri dari :
1.    Musyawarah Dewan Pengurus.
2.    Musyawarah Dewan Pendiri.

Pasal 15
R a p a t
Rapat paguyuban terdiri dari :
1.    Rapat kerja.
2.    Rapat Pleno.
3.    Rapat Dewan Pendiri.
4.    Rapat Dewan Penasehat.
5.    Rapat Dewan Pengurus.

BAB. VIII
KUORUM DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pasal 16
K u o r u m
Musyawarah organisasi dan rapat dianggap sah bila dihadiri ½ (setengah) dari jumlah peserta.
Pasal 17
Pengambilan Keputusan
1.    Pada dasarnya, pengambilan keputusan atas azas musyawarah untuk mufakat.
2.    Apabila tidak tercapai mufakat, keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak.
3.    Khusus tentang perubahan anggaran dasar :
1.    Dapat dilakukan dalam musyawarah Dewan Pendiri dan harus dihadiri 2/3 (dua pertiga) anggota dewan pendiri.
2.    Keputusan dianggap sah bila disetujui oleh 2/3 (dua pertiga) dari jumlah peserta yang hadir.

BAB. IX
K E U A N G A N

Pasal 18
Sumber keuangan TBMW diperoleh dari :
1.    Sumbangan yang tidak mengikat.
2.    Usaha yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

BAB. X
WEWENANG DAN KEWAJIBAN PIMPINAN APAGUYUBAN

Pasal 19
DEWAN PENDIRI
Dewan Pendiri terdiri dari :
1.    Orang-orang yang Mendirikan Lembaga ini.
2.    Mereka yang atas usulan dari seorang Dewan Pendiri yang mengundurkan diri dan oleh Rapat Dewan Pendiri di Terima dan di pertimbangkan sebagai pengantinya.
3.    Pengangkatan dan pemberhentian Dewan Pendiri dilakukan oleh rapat Dewan Pendiri dengan ketentuan usul yang berkenaan dengan itu harus memperoleh persetujuan sekurang kurangnya 2/3 dari Dewan Pendiri.

Pasal 20
Tugas dan Wewenang Dewan Pendiri
1.    Dewan pendiri adalah pemegang kekuasaan tertinggi didalam lembaga yang bertugas membina dan mengawasi kelangsungan hidup lembaga.
2.    Menetapkan garis-garis kebijakan umum dan sasaran dari lembaga atas inisiatif sendiri atau atas usul dewan pengurus
3.    Mengangkat dan memberhentikan anggota dewan penasehat dan dewan pengurus
4.    Melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap dewan penasehat dan dewan pengurus
5.    Menerima dan mensyahkan pertanggung jawaban mengenai segala usaha dan kegiatan dewan penasehat dan dewan pengurus termasuk mensyahkan laporan keuangan dan pertanggung jawaban keuangan
6.    Merubah, menyempurnakan dan menetapkan anggaran dasar.
7.    Membuat anggaran rumah tangga, perubahan-perubahan dan penambahan pada anggaran rumah tangga
8.    Membubarkan lembaga.

Pasal 21
RAPAT DEWAN PENDIRI
1.    Rapat Dewan Pendiri diadakan sekurang-kurangnya 1 satu kali dalam satu tahun dan setiap waktu bila dianggap perlu oleh Dewan Pendiri atau atas permintaan dari sedikitnya 1/3 jumlah Dewan Pendiri rapat ditentukan secara bergilir
2.    Rapat Dewan Pendiri dipimpin oleh salah satu Dewan Pendiri dan memenuhi quorum 2/3 yang hadir Dewan Pendiri
3.    Bila salah satu Dewan Pendiri tidak bisa hadir maka keputusan yang dihasilkan oleh Rapat Dewan Pendiri tersebut tetap sah dan mengikat lembaga
4.    Dewan Pendiri berkewajiban membuat Garis-garis Besar Perjuangan dan memantau kinerja Badan Pengurus Lembaga yang dilakukan berdasarkan Anggaran Dasar Lembaga

Pasal 22
DEWAN PENGURUS
1.  Lembaga ini diurus dan dijalankan oleh Dewan Pengurus dan juga merupakan Dewan Pelaksana Harian, selanjutnya dalam Anggaran Dasar ini disebut sebagai Dewan Pengurus,terdiri dari sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang  anggota dengan susunan :
-   Seorang Ketua, merangkap anggota  ;
-   Seorang Sekretaris, merangkap anggota  ;
-   Seorang Bendahara, merangkap anggota  ;
2.   Anggota Dewan Pengurus harus memiliki kejujuran dan ketaatan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta persyaratan persyaratan lain yang ditetapkan dalam Anggaran Rumah Tangga
3.  Dewan Pengurus diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum Anggota dan untuk masa jabatan yang tidak ditentukan lamanya, namun tidak mengurangi hak dari Rapat Umum Anggota untuk memberhentikan mereka sewaktu-waktu apabila diperlukan.
4.  Anggota Dewan Pengurus berakhir karena :
a.  Meninggal dunia ;
b.  Mengundurkan diri dari jabatan ;
c. Diberhentikan berdasarkan keputusan Rapat Umum Anggota karena perbuatan- perbuatan yang merugikan harta dan/atau nama baik lembaga.
d.  Tidak aktif melaksanakan tugas  ;

Pasal 23
TUGAS DAN WEWENANG DEWAN PENGURUS
Dewan Pengurus berhak mewakili paguyuban baik dan untuk atas nama Paguyuban,  mengikat paguyuban dengan pihak lain dan menjalankan segala tindakan kepengurusan :
1. Dewan Pengurus diangkat dan diberhentikan oleh Dewan Pendiri
2. Dewan Pengurus berwenang mewakili paguyuban dan berhak bertindak untuk dan atas nama paguyuban menjalankan pengurusan dalam lingkungan dan tujuan paguyuban
3. Dewan Pengurus bertugas mengerjakan program paguyuban dan memutuskan segala sesuatu dengan mengingat Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan keputusan Rapat Umum Anggota.
4. Dewan Pengurus wajib mengurus, mengamati dan memelihara segala harta benda dan hak milik paguyuban sebaik-baiknya.
5. Setiap Anggota Dewan Pengurus wajib memelihara soliditas sesama Dewan  Pengurus dan anggota lainnya dalam lingkungan paguyuban.
6. Pengeluaran surat-surat untuk kepentingan paguyuban harus ditandatangani oleh Ketua  dan Sekretaris, sedangkan Pengeluaran dan penerimaan uang harus ditanda-tangani oleh Bendahara dan diketahui  oleh Ketua.

Pasal 24
RAPAT DEWAN PENGURUS
1. Rapat Dewan Pengurus diadakan sekurang-kurangnya satu kali dalam 3 (tiga) bulan.
2. Atas permintaan Ketua atau sekurang-kurangnya 1/3 (satu per tiga) dari  jumlah Anggota Dewan Pengurus, dapat diadakan  rapat setiap waktu bila diperlukan.
3. Rapat Dewan Pengurus dipimpin oleh Ketua, jika ketua berhalangan hadir maka rapat dipimpin oleh Sekretaris.
4. Untuk dapat mengambil keputusan yang sah Rapat Dewan Pengurus harus dihadiri sekurang-kurangnya ½ (satu per dua)dari jumlah anggota Badan Pengurus.
5. Semua keputusan diambil dengan suara terbanyak mutlak

BAB XI
PERATURAN RUMAH TANGGA

Pasal 25
Dewan Pengurus mengadakan Peraturan Rumah Tangga untuk hal hal yang dianggap perlu dan belum diatur dalam Anggaran Dasar ini dan juga mengadakan peraturan–peraturan lain guna kepentingan paguyuban dengan persetujuan dari Rapat Umum Anggota. Peraturan Rumah Tangga dan peraturan-peraturan lain tersebut diatas tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar ini.
BAB XII
PERATURAN PENUTUP DAN PERALIHAN

Pasal 26
Peraturan Penutup
Hal-hal yang belum cukup diatur atau dalam Anggaran Dasar ini atau dalam peraturan rumah tangga diputuskan oleh Musyawarah – anggota.

Pasal 27
Peraturan Peralihan
1.    Peraturan dan badan yang ada tetap berlaku selama belum ada perubahan dan tidak bertentangan dengan ketentuan paguyuban;
2.    Untuk pertama kali Dewan Pengurus ditetapkan dan dipilih oleh Dewan Pendiri;

Pasal 28
Penutup
1.    Hal-hal yang belum diatur dalam anggaran dasar ini akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga;
2.    Anggaran Dasar ini berlaku sejak tanggal ditetapkan;
Ditetapkan di : Jakarta
Pada Tanggal  : 10 Agustus 2010
TAMAN BACAAN MASYARAKAT WONOGIRI
TBMW

Ketua                                    Sekretaris

H. MARIDI SOKARNO                    ISMAYANTO IMAM SAPUTRO

Mengetahui
Ketua Umum PAKARI

Hj. ARRY SUSANTO

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
IMG_6829

Hari Ulang Tahun PAK

Dengan di awali pembukaan dengan pembacaan Surrotul Fatihah yang di ...

Foto1151

Berita Duka Cita

Beliau adalah salah satu pengurus Pakari ( Ketua bidang pendidikan ...

IMG01195-20120131-0923

Berita Duka Cita

Segenap Pengurus dan Anggota PAKARI, ibut Bela Sungkawa. semoga almarhumah ...

20120104_214841

Rapat Evaluasi TBMW

Agenda tahun 2012 awal ada empat lokasi lagi yang siap ...

Sponsors

  • Cheap reliable web hosting from WebHostingHub.com.
  • Domain name search and availability check by PCNames.com.
  • Website and logo design contests at DesignContest.net.
  • Reviews of the best cheap web hosting providers at WebHostingRating.com.